aPaKah baHaGia iTu nYaTa, nanTinYa???
aku seperti masih bisa merasakan
semua hal yang pernah aku rasakan selama bersamanya
walau masih dengan pertanyaan yang seperti tak kan menemukan jawaban pasti
"apakah yang kemarin nyata adanya???"
masih kurasakan dengan jelas malam itu...
ketika aku merasakan sebuah rasa yang dimanakan SENDIRI
yah... aku merasa sendiri...
bukan hanya karena tak ada orang disekelilingku...
tapi ada kekosongan yang aku rasakan dalam jiwaku...
KOSONG
sesaat setelah mendengarnya berujar bahwa tak ada aku dalam jalan yang ia pilih
air mataku tak dapat aku bendung lagi...
tertumpah tanpa aku meminta
seperti ada rasa perih yang lukanya tak kasat mata
entah dimana letak luka itu
tapi aku merasakan sakitnya
menangis dalam kesunyian
dengan pertanyaan tak terjawab "MENGAPA?"
dan bisa kah kamu bayangkan apa yang aku lakukan selanjutnya...
*hey... jangan bayangkan tentang aku yang akan memutus urat nadiku
atau aku yang berlari mencari gedung pencakar langit dan siap melayangkan tubuhku sendiri*
yang kulakukan saat itu...
menatap lekat-lekat foto dirinya
membongkar semua album foto kami
dan semua memori tentang dirinya bagai slide-slide yang terus berputar
tanpa dapat aku menemukan tombol pause, terlebih lagi STOP
aku coba menatap foto kami
disana ada senyum... senyum bahagia
aku yang tertawa riang saat bersamanya
senyum dan tatapan dia yang sangat aku rindukan
dan bayangan akan mimpi, angan, rencana dan cita2
yang selama ini terucap, seakan sirnah menjadi kepingan debu
yang entah akan kemana sesaat setelah angin meniupnya
aku masih berharap bahwa ini semua hanya guyonan
yah... guyonan tak lucu yang akan kutertawakan nanti ketika akhirnya dia menghubungiku lagi
dan bilang "GOTCHA, KENA DECH"
atau hanya menjadi mimpi... mimpi buruk yang hiasi malamku
dan ketika esok pagi aku terbangun, aku hanya akan menanggapinya dengan senyuman
karena ternyata itu semua hanya mimpi
yah... mungkin ini mimpi
aku ingin segera tidur, dan besok aku dapati semua baik-baik saja
kami masih baik-baik saja
tapi... aku tak dapat memejamkan mataku...
semua begitu nyata... rasa sakit itu nyata adanya!!!
bayangkan saja...
hanya bertaut beberapa menit dari terakhir aku menerima SMS nya
yang masih begitu perhatian dan masih dengan panggilan sayangnya untukku
hanya beberapa menit... dan sekarang...
disini aku merasa telah ditinggalkan!!!
foto-fotonya berserakan dilantai kamar...
foto kami... bahagia kami...
mungkin kamu ingin mengatakan BODOH!
yah... BODOH!
untuk apa membuka lembaran lama itu...
yang hanya akan melukai diri sendiri...
tapi itu yang ingin aku lakukan...
hanya untuk meyakinkan diriku sendiri
bahwa... apa yang terjadi kemarin...
kebahagiaan yang *sempat* aku rasakan adalah nyata adanya!!
apakah aku menemukan jawabannya??
entahlah...
yang terasa hanya perih sakit tanpa tau dimana luka itu berada
dan sesaat kemudian...
keinginan lain yang terlintas...
membuang semuanya... yah... semuanya
foto... tulisan-tulisan... barang-barang...
semua yang berhubungan dengan dirinya
semua yang hanya akan membuatku teringat akan dirinya
menyingkirkan semuanya
membuang mereka, seperti melampiaskan perasaan terbuang yang aku rasakan
yah... tak hanya merasa ditinggalkan... aku merasa dibuang!!
aarrrgh!!!!
Itu… yang aku rasakan bulan Agustus 2007, tepatnya tanggal 28

mungkin kamu bisa menghitung sendiri...
berapa lama kami bersama..
mungkin tak ada dalam hitungan tahunan
yah... hanya bulanan!!
apakah aku berhasil membuang semua tentang dia??
mungkin aku berhasil menyingkirkan semua barang yang berhubungan dengan dia
mungkin aku berhasil menghindari semua tempat yang akan mengingatkanku akan dirinya
tapi apakah semudah itu juga aku menghapus ingatanku??
tidak... bagaimanapun usahaku
ternyata kenangan itu tetap tersimpan, dengan rapi disudut hatiku
mungkin memang waktu yang kubutuhkan untuk menangisi lukaku
waktu yang kubutuhkan untuk merasakan kehilanganku
bisa dikatakan singkat...
aku memaksakan diriku
bahwa ketika bulan berganti, maka aku akan bisa bangkit lagi
yah... aku harus menyudahi kesedihanku
apapun alasannya... apapun caranya!!
semua tampak begitu mudah...
hanya 3 hari aku berdiam diri...
menikmati semua yang aku rasakan
bulan berganti maka semua berakhir
mudahkah???
menikmatikah???
yah... anggap saja seperti itu!!!
hari berganti...
dan ada sosok lain yang mulai mengisi hari...
sosok yang *bagiku* seakan coba tawarkan diri sebagai penyembuh luka
tak ada kemulukan...
bahkan awalnya tak ada mimpi, angan, rencana dan cita2..
yah... dia hanya mendampingiku hadapi lukaku
mungkin kau berpikir tak mungkin jika tak ada yang diinginkan
tapi... apapun yang diinginkan, dialah yang ada disaat aku membutuhkan
disaat dia yang memberiku mimpi, angan, rencana dan cita2 pergi...
bahkan tak hanya pergi... ia menghilang... sebenar-benarnya menghilang
SMS yang tak lagi terkirim
Telpon yang tak hanya tak diangkat
tapi sudah suara seorang wanita *operator* yang menjawab
email yang tak lagi berbalas
YM yang tak lagi berstatus aktif!!
tempat tinggal??
dia hanya seorang anak kos
yang mungkin semudah mengganti nomor HPnya untuk pindah kos2an
ternyata...
dengan menghilangnya dia yang memberiku mimpi, angan, rencana dan cita2
dan dengan hadirnya dia yang coba mendampingiku hadapi lukaku
tak dapat mengenyahkan semuanya begitu saja...
hingga akhirnya aku memutuskan untuk berkeluh kesah
pada seseorang yang bagiku begitu mengerti aku
walau akupun tau takkan lagi kutemukan jawaban yang aku cari
aku menemukan tempatku menumpahkan segala rasa...
padanya aku berkata :
Bu'...lihat anakmu ini...
Bu'... aku kangen... lihat anakmu ini...
tak ada yg memeluk... tak ada yg mengatakan 'semua baik2 aja koq'
yah... aku hanya dapat menumpahkan tangisku
*mungkin* tangis terakhirku...
didepan nisan ibuku...

yah... kini ada seseorang yang coba temaniku
seseorang yang juga mulai menawarkan mimpi, angan, rencana dan cita2 baru untukku
tapi...
belum ada 2 bulan aku merasa kehilangan
belum ada 1 bulan aku mencoba menerima dia yang coba tawarkan kebahagiaan
ada hal yang membuatku kembali mempertanyakan
aPaKah baHaGia iTu nYaTa, nanTinYa???
*bersambung*
**still confused with the end**
NYATA DUNG...TAPI MEMANG ARUS DIPERJUANGKAN HINGGA COMES TRUE HE HE HE!
ReplyDeletetak ada yang abadi.. apapun.. hadapi saja..
ReplyDeletenyata asalkan mau ditukar dengan kerja keras dan pantang menyerah
ReplyDeleteharus yakin dunk...tetep bjuang..
ReplyDelete...
ReplyDeletehidupkan seperti roda yang berputar..
kadang di atas kadang dibawah..
bahagia atau sedih tinggal bagaimana kita mensikapinya..
;)
hi..hi.. sok filosofis neh..
..
@ pelangi : ya... memang harus diperjuangkan untuk menjadi nyata :)
ReplyDelete@ ceria : yah tak ada yg abadi, tp apakah nyata?? hehe
@ liudin : semoga :)
@ agus : semangat ^^/
@ septa : yah, entah itu nantinya akan menjadi nyata atau tidak... tinggal bagaimana kita menyikapinya :D
Harus yakin seyakinnya cuy,
ReplyDeletekebahagian itu ada dambaan semua orang...