Pages

Showing posts with label cyber feels box. Show all posts
Showing posts with label cyber feels box. Show all posts

Tuesday, March 20, 2012

(Lagu) Ada rasa, entah apa.

Beberapa waktu kemarin sempat ada hal yang bisa dibilang aneh yang aku rasakan. Aku memang suka dengan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh grup band Ungu, walau ya... bisa dibilang aku bukanlah fans berat ungu, atau disebut... erm *mikir*... erm... *masih mikir* ah... entah lah apa nama sebutan buat fans-fans dari band ungu... *lali aku, tur males ngoleki*

Terus apanya yang aneh?

Beberapa minggu yang lalu, saat denger salah satu lagu dari Ungu tetiba kok seperti jadi nggak enak rasa... >,< maksudnya tetiba sedih aja begituh... kenapa?

Nah itu anehnya, aku nggak tau apa asalannya.

Rasanya sedih aja denger lagu itu, padahal ya... liriknya loh nggak ada sedih-sedihnya.

Ini dia lagunya :



Coba jadi detektif... usut punya usut... tanya hati... tanya rumput yang bergoyang... tanya cemilan yang cepet habis #eh? daaaaaan.... akhirnyaaaaa.... *jeng jeng jeeeeeeng!!!

Tidak menemukan jawabannya... dan sampe sekarang agak males dengerin lagu ini, soalnya endingnya yang ada aku jadi cedih hikz hikz... mending maen aja ama baby Zi... :D

Kira-kira ada yang mau coba menjawab, ada apa dengan saya? hihihihi

Thursday, December 22, 2011

Surat Untuk Ibu

Hari ini 22 Desember adalah Hari Ibu, mungkin sejak pagi tadi sudah sering sekali membaca status FB atau notes FB atau posting di blog yang bertemakan ibu. Tadinya mau nggak ikutan nulis... tapi tadi saat nidurin Baby Zi tetiba pengen nulis surat ini. Ditujukan untuk ibu, yang ada entah dimana, tapi aku tahu Beliau tak pernah melupakan aku, anak kandungnya ^^

Ya... ini surat untuk Ibu kandungku...
untuk Mami... nanti ya Mi... ada di buku DearMama yg akan terbit :)

=====================================================

Dear Ibu,

Baru kali ini aku menulis tentangmu, walau dalam beberapa tulisanku kadang aku menyinggung tentangmu. Tapi ya... baru kali ini aku menulis langsung tentangmu. Ibu.

Sebenarnya aku sedikit bingung jika ingin menulis tentangmu. Dari mana aku memulai, karena aku tidak mengenalmu. Ya aku tidak pernah sekalipun bertemu denganmu. Walau berdasar cerita kakak waktu kecil aku pernah bertemu denganmu, tapi dari memori otakku sepertinya waktu itu aku masih sangat kecil ketika bertemu denganmu.

Aku baru tahu bahwa aku memilikimu baru ketika aku SMP, kelas dua tepatnya. Aku tahu dengan sendirinya, tanpa orang lain memberitahukan padaku. Hanya karena praktek mata pelajaran Biologi, tentang golongan darah! Dari situ awalnya aku hanya menebak-nebak bahwa aku bukan anak kandung dari Papi dan Mami, dua orang yang aku kira adalah orang tua kandungku.

Berdasarkan sifat sok tau ku, aku semakin meyakini itu semua. Merunut sifat yang aku punya, beberapa perkataan saudara yang sebelumnya semacam becandaan, perhitungan tentang usia Mami saat melahirkan aku. Tapi, waktu itu aku tak berani bertanya langsung pada Mami dan Papi, sepertinya ada rasa takut jika ternyata semua itu benar dan semua yang ada akan berubah karena terungkapnya itu. Bahkan mungkin saat itu, aku lebih memikirkan bagaimana jika perlakuan mereka berubah, alih-alih bertanya "siapa sebenarnya Ibuku?"

Aku akhirnya mendapati bahwa itu semua benar, dari informasi seseorang yang bisa dipercaya dan kalau dipikir tak ada gunanya juga dia bohong. Tapi aku tetap tak bertanya pada Mami Papi bahkan Kakak. Aku mulai bertanya-tanya mengapa bukan kau sendiri yang merawatku Ibu?

Tentu saja, saat itu, aku tak mendapatkan jawabannya. Aku tak ingin lagi sok tau dengan menebak-nebak alasanmu, aku hanya meyakini Engkau melakukan itu untuk kebaikanku. Iya kan Bu?

Sampai saat aku akan menikah, aku tak banyak membicarakan tentang dirimu Bu. Karena aku juga bingung apa yang harus aku bicarakan, pada siapa?

Hingga akhirnya aku merasa menemukan orang yang tepat untuk mendampingiku, menjadi suamiku. Ia harus tau semua tentang aku kan Bu, termasuk cerita tentang dirimu. Kepadanya aku bercerita tentangmu, dan ia juga yang memintaku mencarimu. Waktu itu aku bingung Bu, kemana? Bertanya pada siapa? Sedangkan untuk mengungkin didepan Papi dan Mami aku masih segan, tak lagi takut dengan berubahnya perlakuan mereka tetapi takut jika ternyata semua itu akan menyakiti hati mereka, karena mereka sudah begitu sayang dan banyak berkorban untukku. Aku hanya tak ingin mereka sedih.

Bu...
Sebelum akhirnya aku menikah, aku sempat mencarimu. Beberapa tempat sudah aku datangi, tempat dimana dulu Ibu pernah tinggal. Tetapi hasilnya nihil. Ibu seperti hilang tanpa jejak. Aku tau dimana Ibu pernah tinggal dari kakak, dan ia juga menceritakan tentang Ibu juga Bapak.

Bu...
Akhirnya aku menemukan jawaban pertanyaanku. "Kenapa bukan Ibu yang merawatku?" Semua karena Ibu ingin yang terbaik untukku. Bapak yang meminta Ibu untuk menyerahkan aku ke keluarga Papi, karena sepertinya Bapak tau kalau usia Bapak tak lama lagi. Bapak takut Ibu akan kesusahan jika Bapak tidak ada, dan harus merawat aku juga ke 4 kakakku.

Ternyata firasat Bapak benar ya Bu? Saat aku masih di kandungan Ibu, dan berusia 2 bulan, Bapak sudah dipanggil ALLAH. Dan saat Ibu melahirkan aku, sesuai permintaan Bapak, Ibu menyerahkan aku ke keluarga Papi.

Ah, Bu...
Aku tak pernah menyalahkan Ibu, semenjak pertama tahu bahwa aku bukan anak kandung Papi Mami aku tak pernah sekalipun menyalahkan Ibu. Walau mungkin banyak pertanyaan didalam benakku tentang Ibu, tapi aku selalu yakin bahwa apa yang Ibu lakukan adalah yang terbaik untukku.

Taukah Bu,
aku sekarang telah memeluk Islam, menjadi seorang mualaf. Dan betapa terkejutnya aku saat mengetahui bahwa ternyata Ibu juga seorang muslim. Ah, tentu itu semua juga berkat doa darimu ya Bu. Mungkin itu juga jalan yang telah disiapkan Allah hingga akhirnya aku sedikit demi sedikit tau tentangmu.

Bu, aku sekarang sudah memiliki anak. Cucumu. Zian.

Dari dialah aku juga belajar, belajar mengenalmu.

Sembilan bulan mengandung, merasakan apa yang dulu pernah kau rasakan saat mengandungku. Tak terbayangkan, saat Ibu tengah mengandungku Bapak tidak ada. Ah... aku sendiri kadang marah-marah Bu jika suamiku pulang terlalu larut, aku benar-benar tak bisa membayangkan bagaimana rasanya jadi Ibu.

Saat aku melahirkan, setiap rasa sakit yang aku rasakan itu mengingatkanku padamu Bu. Bagaimana engkau harus menjalani persalinan sendiri tanpa Bapak disampingmu. Sedangkan aku Bu, tangan suamiku tak kulepas dari awal masuk kamar tindakan sampai Zian lahir, hanya saat ia harus sholat dan makan itupun hanya satu kali dalam kurun waktu 12 jam Bu.

Kini, saat aku merawat Zian, tak terbayangkan jika aku harus berpisah dengannya. Bahkan mungkin aku tak mau membayangkannya. Sedang dirimu Bu, engkau yang pernah menolak keinginan Bapak untuk menyerahkan aku, bagaimana harus menjalani hari-harimu selama masih mengandungku sedang engkau tau harus menyerahkan aku saat aku lahir nantinya. Bagaimana rasanya, saat engkau hanya sesaat melihatku kemudian harus merelakanku dirawat oleh orang lain. Ah... Bu, aku benar-benar tak dapat membayangkannya.

Betapa besar kelapangan hatimu Bu. Semua kau lakukan untukku, untuk kebaikanku.

Aku masih ingin bertemu denganmu Bu, sangat! Keterbatasan informasi membuat aku seperti kehilangan arah saat mencarimu. Tapi aku yakin Allah akan memberikan jalan. Aku akan terus berdoa supaya suatu saat nanti kita bisa bertemu. Semoga Bu.

Bu,
semoga Ibu tetap sehat selalu dan berada dalam lindungan Allah. Dan masih ada waktu untuk kita bertemu ya Bu... Banyak cerita ingin ku bagi denganmu Bu, tapi ada hal yang paling kuinginkan... mencium kakimu, memelukmu, mengecup pipimu dan berbisik betapa aku mencintaimu dan tak terhingga terima kasihku untukmu Bu.

Sekali lagi terima kasihku Bu... untuk semua pengorbanan yang telah kau lakukan untukku. Aku selalu menyayangimu, dan tak pernah putus doaku untukmu.

-anak bungsumu-

Monday, February 14, 2011

Tak mudah.

Akhir-akhir ini melihat tentang kepergian Adji Masaid dan bagaimana Angelina Sondakh yang ditinggalkan seakan ikut larut dalam dukanya. Ah... entah mengapa jadi mellow >,< #agak telat juga sie posting ini, tp tak apalah :)

Menerima sesuatu yang tak kita inginkan, menjalani beberapa hal yang tak sesuai dengan rencana kita... memang tak mudah.

Ketika berada diposisi tersebut beberapa orang yang ada disekitar kita akan berkata, "yang sabar..." atau "serahkan semua ke dalam tanganNya" atau kalimat penguat lainnya agar kita tetap mampu menerima dan menjalani.

Aku sendiri sering berkata atau menuliskan, "sabar dan ikhlas... sesuatu yang tak semudah mengucapkan atau menuliskannya tetapi bukan berarti tak mampu untuk mengusahakannya" Kadang kita memang masih bisa mengusahakan sesuatu sesuai dengan ingin kita dan dibutuhkan kesabaran ekstra yang untuk mendapatkannya, sabar yang tentu saja tidak hanya berpangku tangan... tetap berusaha walau tetap hasil akhir kita serahkan padaNya.

Tapi juga ada dimana suatu masa kita hanya bisa menerima, mau tak mau... tak lagi berbuat apa-apa. Selain sabar juga harus ikhlas bahwa apa yang kita inginkan tak lagi dapat terwujud nyata. Tak mudah, sungguh itu tak mudah. Tapi bukan tak mungkin >,<

Entah kenapa juga akhir-akhir ini suka banget dengerin lagu lama ini :



And all the broken hearted people living in the world agree,
there will be an answer, let it be.
For though they may be parted there is still a chance that they will see,
there will be an answer. let it be.

Let it be, let it be,let it be, let it be.
there will be an answer, let it be.

Satu kalimat yang tiba-tiba terlintas beberapa waktu lalu :
Allah tidak sedang mengukur kekuatan hambaNya melalui cobaan yang diberikan, karena Allah maha tahu akan kekuatan hambaNya... Allah hanya menunjukkan pada hambaNya bahwa ia mampu menghadapi apa yang diberikan ^^

keep smile dear all ^^

Friday, February 4, 2011

Jangan dibandingkan!!!

Hoaaaaaaam... duuuuuuuh kenapa udara akhir-akhir ini begitu mendukung rasa malas ya. Dingin yang tidak seperti biasanya, belum lagi hujan dan angin, sepertinya mendukung banget untuk bermalas-malasan meringkuk dibawah selimut :))

Sahabat narablog, sepertinya juga banyak yang lagi males yah (hasil baca komentar posting kemaren nie :p) Hayo hayo...... semangaaaaat #ngulet-terus-meluk-guling-lagi!

Okay, akan menulis apa Inge sekarang??

Hmmm... mikir... mikir... ngelamun... erm... bengong... hikz... kenapa mesti diawali dengan tidak ada ide sieeeeee >,< #pasti-pada-kasih-lirikan-silet-nie

Ah, cerita tentang buku yang kemaren aku baca aja, menjadi salah satu buku favorit ku yang baru. Buku dengan judul AI, bukan tentang Artifisial Intelegen #doooooh-jadi-keinget-skripsiku

Bukan... buku ini bukan buku pelajaran, apalagi bahan skripsi >,< ini novel dan masih tentang cecintaan :)) dan sudah aku review sedikit di bacaan inge :)

Lantas apa hubungannya dengan judul "jangan dibandingkan"??

Nah, ada salah satu percakapan yang aku suka di buku ini dari sekian banyak hal yang awalnya sepertinya nggak akan aku temukan tapi dapet banget di bagian menjelang akhir :)

Ini dia sedikit kutipannya dan sedikit aku edit (biar kalo udah baca review dan posting ini nggak terlalu spoiler yah, tp bikin makin penasaran!!)

Wednesday, December 8, 2010

Minggiiiiiiiiir!!

terima kasih buat temen-temen yang udah mendoakan waktu aku sakit kemaren, dan mba' Wina... tipsnya langsung dilakukan... terima kasih sangat ^^ 

oia, ini bukan karena hamil *kalo  pengen hamil sie iyah he he* tapi buat sahabat-sahabat cewek jangan suka angkat-angkat yang berat-berat, sudah lah itu tugas mereka para lelaki -_-" ntar akibatnya ya sakit perut seperti aku kemaren, yang disebut turun peranakan. semoga nggak lagi-lagi yah...


Ok, posting kali ini nggak mau ngebahas tentang sakit ituh!

Sahabat narablog pastinya pernah kan jalan ma gebetan, inceran, TTMan, pacar, pasangan idup *kalo sampe ada yang bilang nggak, saya mau dech makan durian 10 hahahaha* dan pastinya nggak cuman jalan terus melongo toch, paling nggak ngemil kacang rebus lah *kesiaaaan amat sie wkwkwkwk, padahal itu sukaan Inge loh he he*

Nah, Inge mau nanya... "Punya tempat favorit nggak sama orang spesial kamu?"


Kalo aku ma Arai sie, tempat paling enak buat berduaan itu dirumah, erm... dikamar *senyumsenyumpenuhmakna* tapi juga nggak menutup kemungkinan kita jalan-jalan keluar rumah kan, malam mingguan mungkin... walo dah nikah kan kami tetep AhBeGeh gitu loooooh *dipleroki narablog sejagat*

Aku ma arai kadang suka nonton bioskop, dan kadang film yang ditonton itu kita nggak tau apa... walau dari rumah sudah obrakabrik 21cineplex tapi tetep aja kadang film yang ditonton akhirnya tak seperti yang kita duga. Tapi kadang yang kita cari yang lucu-lucu ajah, kaya' beberapa waktu lalu nonton dadakan dan akhirnya kita nonton Laskar Pemimpi... ngakak nggak abis-abis dech ^^


Eh, terus koq kaya'nya ceritamu ndak ada nyambungnya ma judul Nge!

Yeeee... sapa bilang? Sabar toh!


Nah tempat laen yang menjadi tempat favorit aku dan arai adalah salah satu warung lalapan dipinggir jalan, namanya Warung Internet. Bukan... bukan warung lalapan yang merangkap jadi warnet tapi warung lalapan doank cuman namanya Warung Internet -_-" ndak ada hubungannya ma internet bahkan ndak ada wifinya... namanya juga warung pinggir jalan!!

Udah mulai nyambung kan?? hehe

Terus, kemaren pas sebelum nonton Laskar Pemimpi itu... kita eh, dijitak arai harusnya aku bukan kita! koq tiba-tiba laper, pengen makan di cafe yang ada deket bioskop koq ndak selera. Akhirnya kita jalan keluar kompleks bioskop dulu mumpung nunggunya masih sekitar 45 menit sebelum film diputar. Motor ditinggal dikompleks bioskop, kita jalan kaki ajah... nyari tempat makan deket-deket bioskop.

Naaaaaaah, akhirnya kita nemu satu tempat makan, erm... bukan warung atau rumah makan sie, tapi ada orang jual mie ayam dan gerobaknya mangkal dipertigaan salah satu jalan.

Tak banyak pertimbangan, arai cuman tanya : "Mau mie ayam, Ma?" dan aku cukup mengangguk dan kita akhirnya mutuskan makan dipinggir jalan. Karena walau laper tapi ndak terlalu laper *dooooh koq ya aneh toch* akhirnya kita makan semangkuk berdua! Hmmmm... enaaaaak... kenyaaaang... dan... seneeeeeng... ^^

Ya... untuk dapat kebahagiaan dan keromantisan nggak perlu yang mahal-mahal dan ditempat yang mewah. Cukup minggiiiiiiiiiiir ajah dan berdua pasti seneng :p

*** *** *** *** *** *** *** *** ***

Oia, masih dalam rangka 30 hari menulis puisi.
Hari pertama kemaren  temanya : Perjalanan
dan
Hari kedua temanya : Hujan
Hari ketiga temanya : Batu
Hari keempat temanya : Tujuh 

Eh tapi sepertinya ada perubahan dan diganti Senja. Aku udah posting 4 judul, tapi yang dengan tema Senja aku belum buat. >.<

Yuks kalo ada yang mau ikutan. Coba cek : Another Side Of Inge

Saturday, November 27, 2010

Win - win, outch!

Semalem ndak bisa tidur, padahal sudah berencana untuk tidur lebih cepet dari biasanya. Tapi memang yah... manusia itu hanya bisa berencana dan keputusan akhir tetap ditangan ALLAH. *dooooooh segitunyah hihi* dari hal simple pun kita bisa belajar, erm mata emang milik kita sie tapi walo kita yang merasa memiliki berencana nyuruh tidur cepet tapi kalo yang punya kuasa bilang "Hey mata, melek ajah terus!" mau apa hayooooo he he...


Nah... lantas apa hubungannya antara mata yang ndak bisa merem eh, maksudnya belum bisa diajak buat tidur dengan judul?

Walau mungkin hubungannya kecil tapi tetep baik-baik saja koq *dilempar sandal ma yang baca*

Kemaren malem pas ndak bisa tidur akhirnya aku mutusin buat nonton DVD sambil minum kopi... yah sapa tau gitu karena akhirnya pengen nggak tidur sekalian terus sama ALLAH malah dibuat ketiduran hihihi...

DVD yang kemaren ditonton sebenernya udah beberapa kali aku tonton, judulnya Letters To Juliet. Sukaaaaa banget dengen cerita dan pengemasannya.

Ada nggak yah orang yang saling mencintai dan sudah terpisah 50 tahun dan telah menjalani hidupnya sendiri-sendiri akhirnya ketika memiliki kesempatan bertemu kembali ternyata cinta mereka masih tetap sama tak berubah layaknya saat mereka berpisah?

Nah... nah... apa hubungannya lagi antara judul dengan DVD itu?

Iiiiih... sabar atuh, dan kalau masih tanya aja berarti belum nonton tuch film yaaaaak... ngakuuuuu *melet*

Di film itu ada salah satu tokoh, bukan tokoh utama sie yang selalu mengucapkan kata win-win. Dia mengucapkan kalimat itu ketika akhirnya menemukan solusi yang BAGI DIRINYA menguntungkan kedua belah pihak.

Difilm itu, harusnya dia dan tunangannya jalan-jalan ke kota tempat tinggal Juliet untuk jalan-jalan bareng, berlibur gitulah, tapi kemudian dia memiliki rencana sendiri yang si cewek nggak tau. Dia ingin mengunjungi tempat-tempat yang bisa dijadikannya rekanan dalam bisnisnya jualan. Nah si cewek kan pengennya jalan-jalan, akhirnya tercipta solusi ceweknya tetep jalan-jalan dan dia tetep dengan urusan bisnisnya. WIN - WIN.

Tapi apakah benar-benar solusi yang menguntungkan keduanya??? Sepertinya tidak, karena rencana awal mereka adalah berlibur tapi ketika salah satu sudah merecoki dengan urusan bisnis maka bisa dibilang kata win-win lebih menguntungkan dia yang melenceng dari rencana. Seakan membenarkan tindakannya >.< aaaaah... aku paling nggak suka begitu denger dia bilang win - win, walau pas pertama kali nonton aku ketawa begitu denger solusi yang cowok itu tawarkan!

Dari adegan itu aku kepikiran dengan kata IMPAS!!

Kata impas memang tak sama dengan kata win-win *liat ajah dari hurup-hurupnya ajah dah beda hehe*

Sebenernya arti kata impas adalah sama besar pendapatan dng modal, tanpa laba; pulang pokok *nyulik dari mbah google arti ini, maap ndak punya kamus jeee*

Kata impas ini contohnya dipake pas apa yah... erm... yang paling mudah misalnya soal gantian bayar saat jalan-jalan. Waktu berangkat yang bayar angkot aku dan waktu pulang yang bayar angkot temen aku. Jadi kita impas, tak ada yang untung tak ada yang rugi.

Tapi kadang nggak jarang kan orang berbuat sesuatu (biasanya suatu kesalahan), kemudian bilang : "Kamu kan pernah juga melakukannya, jadi kita IMPAS!"

Aku sedikit ndak suka dengan kata ini, sama ndak sukanya waktu denger kata win-win terlontar di film itu. Impas mungkin bisa dikatakan ndak ada yang untung ndak ada yang rugi, tapi ketika disatuin jadi kalimat seperti yang terakhir aku contohkan, kok akhirnya seperti membenarkan suatu tindakan secara sepihak. Selain itu juga seperti mengungkit suatu kesalahan >.<

Mungkin, aku sendiri pernah melakukan hal seperti itu, dan memang yah kita bisa belajar ketika hal itu terjadi pada diri kita lagi. Yup ketika kata itu akhirnya terlontar keluar dari mulut seseorang untukku. Beuuuuh dalem hati udah pengen bilang ajah, dulu katanya ndak suka dengan perbuatan itu lah kok sekarang malah melakukan hal yang sama.... >.<

Jadi saudara-saudara inti dari postingan kali ini adalah curhat ndak penting yang ada hubungannya dengan tidak bisa tidur kemudian nonton DVD dan jadinya inget kata IMPAS!

Kalo menurut sahabat gimana? Pernah menggunakan kata-kata win-win atau IMPAS?

Thursday, November 25, 2010

Suara itu......

kemaren internet ngadat... doooooh... dunia rasanya gimanaaaaa gitu >.<" ndak posting... ndak blogwalking... ndak nyetatus... ndak nulis... eh nulis dink tetep tapi ndak bisa dipublish >.<" MySpace

lantas apa hubungannya internet ngadat dengan judul??? ndak ada, cuman pemberitahuan aja kalo kemaren internet ngadat *dilempar CPU ama yang baca wkwkwk*

nah kembali ke judul *ndak usah ala TukuL yah biasa ajah! he he* 

sahabat pasti kebanyakan suka toch dengerin lagu, sambil nulis ada backsound lagu yang mengalun dari winamp... bahkan di Coretan Inge ada lagu yg mengiringi loh begitu dibuka ^^ atau lagi nyuci dengerin lagu lewat playlist yang ada di HP atau lagi berkendara, bahkan ada kan yang lagi buang hajat pun sambil dengerin lagu ^^ *itu mah Inge banget wkwkwkwk*MySpace

tapi ini bukan mau bicarain lagu apa yang sering didengerin atau kegiatan apa aja yang diselingi dengan mendengarkan lagu...


lantas mau ngomongin apa Nge?

mau ngomongin tentang suara yang ada dikeseharian yang paling aku tungguin ^^

pertama, kalau bangun pagi suara yang aku tungguin adalah Adzan, yup adzan subuh. kadang tanpa sadar adzan seperti menjadi alarm alami, walau sering juga bangun duluan sebelum suara adzan.

suara ini beneran aku tunggu karena waktu tinggal dirumah saudara yang lumayan jauh dari masjid dan nggak ngedenger adzan rasanya aneeeeeh banget >.< MySpace

yang kedua, adalah suara HP. bukan... bukan alarm, tapi suara ketika ada SMS masuk. setelah arai berangkat kerja suara SMS adalah suara yang paling ditunggu karena arai ngabari kalau dah sampai kantor dengan SMS. jadi disela sibuk-sibuknya pagi begitu jam nunjukin jam 8.45 - 9.00, langsung duduk manis depan TV sebentar buat nungguin SMS ^^

yang ketiga, adalah suara.... erm... ngorok!! yup. NGOROK-nya arai!! he he... suara ngorok kok ditungguin. karena ini kesempatan langka saudara-saudara ^^ karena seringnya aku yang tidur duluan atau ketiduran bareng.MySpace

dan arai ngoroknya cuman kalo kecape'an ajah, biasa cuman dengkuran halus yang ndak afdol disebut sebagai ngorok *dooooh bahasanya koq ndak enak yah hihi*

satu moment diantara banyak moment yang aku suka ketika ada deket arai adalah ketika melihat dia tertidur, pulas ^^ kadang gangguin gitu sentuh-sentuh wajahnya atau cium-cium walau nggak sampe kebangun sie *kesiaaaaan kaaaan :)* dan kalau sampe arai ngorok, coba elus-elus atau pijitin kakinya ndak lama pasti nggak ngorok, tinggal dengkuran halus aja.

kalau arai kebangun sebentar dan ngeliat aku belum tidur, dia pasti langsung buka tangannya dan itu tandanya minta aku tidur didadanya atau jadikan tangan dia sebagai bantal... dan kalo dah kaya' gitu... bahagiaaaaaaa banget ^^ MySpace

hal sederhana sie, tapi bahagianya nggak sesederhana itu ^^


to arai :
makasi pa,
selalu buat bahagia istrimu ini ^^
bener-bener ALLAH sayank banget ma aku
dengan hadirkan kamu sebagai bagian dari aku ^^
ALHAMDULILLAH ^^

Sunday, November 21, 2010

Kaya, walau tak punya apa-apa^^

beberapa hari lalu, waktu bangun tidur langsung banyak banget ide yang berkeliaran diotak... pengen nulis ini... pengen nulis itu...

tapi ya koq rasanya gimana gitu mau langsung nyalakan laptop, sedang tempat tidur masih berantakan dan belum kepasar >.< jadinya ditunda dulu, ditulis disecarik kertas ide pokok-ide pokoknya ajah... ntar kalo dah selesai semua urusan baru dituliskan. *kalo mau cara menangkap ide, ada tuch di blog Om Rame :))*

tapi ternyata, begitu semua selesai eh... malah ndak jadi nulis. wes ndak fresh jadi males MySpace *lah emang ikan apa yah, kalo ndak fresh males masak or makannya :D*

dan sekarang sedang berusaha menepis malesnya, ayooo Inge! NULIS!! MySpace *bawa kemoceng dibuat pom pom untuk menyemangati diri sendiri*

sekarang lagi seneng bikin tulisan fiksi, ayoooo monggo mampir dan mengkritik di Coretan Inge

balik lagi ke judul, ada apa dengan judul >.<

begini ceritanya... wkwkwkwk kaya mau ngedongeng >.<MySpace

beberapa hari lalu buka multiply yang udah lama ndak aku sambangi dan baca-baca lagi tulisan-tulisan singkatku disana, kalau sekarang macam status FB lah ^^

kemudian mendapatkan kata-kata seperti judul diatas : Kaya, walau tak punya apa-apa ^^

dan inget-inget lagi apa yang aku pikirkan waktu nulis itu, dan yup... aku masih inget banget kenapa ada tulisan itu.


kaya, biasanya jika membicarakan itu orang identik dengan harta. Kekayaan yang didapat dari kerja keras bekerja dari pagi hingga malam.

terus bagaimana bisa orang dikatakan kaya, jika ia tak punya apa-apa?

tulisan itu ada karena hasil pembicaraan dengan seorang teman waktu duduk diangkot sedang sopirnya malah enak minum teh sambil nunggu angkot penuh.MySpace

mungkin kekayaan kita ini bisa dilihat dari beberapa contoh kisah :

pertama :

kalau kita udah biasa naek angkot yang kadang berjubel panas-panasan... terus suatu waktu kita naik mobil pribadi yang ber AC, ndak perlulah punya sendiri... misal cukup diajak temen aja dech... apa yang terjadi. pasti jadi seperti anak ndeso kali yah yang begitu menikmati sejuknya AC. MySpace tapi pastinya satu hal yang takkan terlupa, yaitu rasa syukur. ALHAMDULILLAH... akhirnya ngerasain juga duduk dimobil ber AC.

kedua :

kalau kita biasa tidur dikasur yang biasa, dengan selimut seperti selimut yang digunakan dirumah sakit... *iyaaaaah yang seperti zebra cross ituh* kemudian suatu waktu kita diajak atau mendapatkan rejeki menginap di hotel bintang dan merasakan tidur dengan AC yang menyala yang menyejukkan, kasur empuk yang me-nina bobo-kan dan selimut yang siap kasih kehangatan *AC nyala tapi selimutan, wah wah Inge banget tuch hihi* pasti senengnyaaaaaaa minta ampun... dan yang takkan lupa, yaitu rasa syukur. ALHAMDULILLAH...

dan pastinya masih banyak lagi hal-hal yang mungkin menurut orang yang sudah memiliki itu sepele tapi bagi kita yang mungkin belum berkesempatan memiliki itu menjadi kekayaan tersendiri.

sepertinya lebih memilih punya kekayaan seperti itu dech ya ^^ kalau sahabat gimana???

to arai : MySpace


dan tau nggak sie, kamu sudah begitu banyak melengkapi kekayaanku itu...
rasa syukur ketika berkenalan tanpa langsung bertatapan
rasa syukur ketika akhirnya bertemu
rasa syukur ketika rasa rindu sedikit terhapuskan dengan mendengar suaramu
rasa syukur ketika bisa memandang wajahmu yang sedang tertidur pulas
dan pastinya rasa syukur karena ALLAH berikan kamu buat aku ^^

Sunday, October 31, 2010

mencintaimu, itu saja

"Papa sayank nggak sama Mama?"

pertanyaan itu kadang terlontar begitu saja, apakah karena aku masih saja tak percaya bahwa benar dia mencintaiku padahal dia sudah memilih aku.

dan selalu saja dia menjawab, bahkan mungkin aku sudah hafal dengan jawabannya "Papa sayank banget sama Mama"

jika aku bertanya ketika ia sedang ada disampingku, yang dilakukan selanjutnya adalah memberikan kecupan didahiku... tapi jika aku yang begitu iseng menanyakannya lewat SMS ketika dia sibuk bekerja di kantor, maka diakhir kalimat SMSnya ada emoticon berupa kecupan. walau mungkin itu cukup sering aku tanyakan, dan jawaban yang sama ia berikan tapi itu semua cukup membuatku bahagia, tersenyum bahagia...

dan selain itu keisenganku yang lain adalah mengucap "I Love You, Pa", mungkin beberapa orang akan menganggap seperti mengumbar, bahkan ada yang bilang "hey, jangan terlalu sering kamu bilang seperti itu nanti jadi terasa hambar" tapi entah mengapa aku suka saja mengucapkannya...

kadang ketika mau tidur, atau mungkin sekedar mengakhiri percakapan ditelepon ketika mengabarkan pulang kerumah telat, bahkan ketika sedang nonton TV sambil menggelayut manja di peluknya

walau kadang dia menjawab "I Love You So Much More, Ma" tapi satu dua kali dia menjawabnya dengan pertanyaan "kenapa hayoooo koq cinta??"

sejenak, mungkin aku hanya bisa diam... mencari alasan kenapa sebuah rasa bernama cinta itu ada dalam diriku, perasaan yang tertuju hanya pada dia.

cinta ya karena cinta, sudah nggak ada alasan lain.

karena wajahmu... ah aku sudah jatuh cinta padamu bahkan sebelum kita benar-benar bertemu, hanya sebatas foto yang terkirim kemudian aku lebih suka menyebutmu manis bukan tampan ^^

karena perilakumu... hey, aku tak tau perilaku aslimu seperti apa sampai akhirnya kita bertemu dan disitu aku semakin mencintaimu ^^

karena apa, ah... aku tak pernah tau alasan apa yang harus aku berikan. yang aku tahu, aku mencintaimu... sangat!

aku... pernah merasakan yang namanya terpisah darimu, bahkan merasa tak mungkin dapat bersatu denganmu, tapi tau kah, entah mengapa aku tak dapat memberikan cintaku pada yang lain, semua tertuju padamu... walau ada kata tak mungkin yang pernah membayangiku. bahkan perasaan sakit itu tak pernah mampu merubahnya. entah mengapa?

hingga akhirnya ALLAH berikan jawaban atas sabarku dengan hadirmu kembali.

jika aku ditanya mengapa aku mencintaimu, itu karena cinta, dan hanya untuk kamu! tanpa ada alasan lain yang mampu ku kemukakan >.<

dan kini aku selalu berdoa pada ALLAH, tuk berikan ridhonya untuk cinta kita, dan membuatnya abadi ^^


to arai :
cintaku... hanya untukmu!
tak terganti dan tak berubah, selamanya ^^

Saturday, October 30, 2010

Ketika diam... ^^

ketika diam
ia hanya termangu
menatap lekat layar monitor
hanya putih disana

sejenak ia gerakkan tangannya
menekan tombol-tombol itu
sejenak kemudian ia tekan satu tombol beruntun
meniadakan yang ada, dan putih lagi

ah...
diam lagi
bukan... bukan ide yang pergi darinya
hanya...
ia seperti kehilangan kemampuannya merangkai kata

ketika diam
bukan berarti tak ada yang dipikirkan
bukan berarti ia benar-benar diam
ia hanya menikmati diamnya ^^

*** *** *** ***

seperti kata Om Rame,
ndak ada ide nulispun jadi postingan hihi

*** *** *** ***

to arai :
ketika diam
aku hanya menikmati hadirmu
pelukmu, itu saja!
walo pastinya kalo deket papa
yang ada jadi cerewet cerita macem2 yg ndak penting hihi

Wednesday, October 27, 2010

r@Sa (15)

pagi menjelma
kala rembulan masih asyik tersenyum
dan embun pun sudah menetes

ini hari baru
yang kemarin memang hanya kenangan
untuk merenung dan belajar

lupakan jika itu buatmu tenang berjalan

tapi ingatlah semua terjadi dengan rencana besar ALLAH
yang tanpa meleset sedikitpun
untuk kebaikan semua umatNya

tak ada yang mengatakan semua akan mudah
tapi mentari tetap bersinar tanda hari baru menjelang
dan setelah badai ada pelangi indah menghias cakrawala

mungkin tak merasakan langsung maka mudah untuk bicara
tapi ada sedih dirasa, saat diri tak mampu berbuat apa-apa
dan hanya untaian doa terucap tertuju padaNya
pemilik segala rasa dan rencana
bahwa Ia akan hadirkan indah itu tepat pada waktuNya

yup, just lets pray for Indonesia ^^

Friday, October 15, 2010

ketika kehadiran (bagai) tak memiliki arti

mentari yang mengintip dibalik awan
ah… kemana pergi kehangatan yang biasa ditawarkan
nyalang cahayanya hanya (bagai) bias semu
dibalik dingin tiupan sang bayu

kerontang hari saat langit hanya mengumbar awan
dan tetes air entah berarak kemana
semilir anginnya (bagai) bisik merayu
diantara dekap udara panas

tunjukkan ia ada
tapi apa guna
sedang cemooh
terlontar tanpa kata

ketika sebuah kehadiran
(bagai) tak miliki arti
benarkah?
sedang bagiNya
tak ada suatu
yang tercipta dengan sia

metari tetap tersenyum
dibalik gumpal awan
hingga ketika gerimis ada
pelangi indah itu tercipta

angin tetap berbisik
didalam dekap udara panas
hingga ketika awan semakin berarak
kesejukan yang ia tawarkan

*** *** *** *** *** *** *** *** *** *** ***

tak perlu tunjukkan eksistensi
karena waktu yang kan tunjukkan adanya

mungkin kini tak dapat berbuat apa-apa
tapi tahukah
ketika hadirnya tak lagi ada
ada saja yang kan merindukannya ^^

*** *** *** *** *** *** *** *** *** ***

to arai :
sedih kalau liat papa sakit
dan nggak banyak yang bisa mama lakuin
berusaha selalu ada, tanpa bermaksud mengganggu
dan serahkan semua hanya padaNya ^^
love U so much more Pa...

Wednesday, October 13, 2010

Silih berganti, walau tak terganti ^^

metari mulai kembali keperaduan
semburat lembayung menghias cakrawala
sejenak… semua indah

awan berarak
usik ketenangan senja
gelap pekat

hitam, cakrawalapun tak lagi tampak
renai tinggal menunggu waktu tuk tumpah
sejenak… indah itu berganti

aroma tanah basah
semerbak isi relung raga
harumnya memikat

silih berganti
indah itupun datang dan berganti
mungkin memang tak tergantikan
senja memiliki indahnya sendiri
dan aroma tanah basah beri kenyaman tersendiri

seperti halnya berbincang dengannya
atau sekedar memandang wajahnya yang sedang tertidur pulas
bahagia yang seakan memiliki definisinya sendiri-sendiri

bahagia itu mungkin berganti
tapi tetap ada bahagia
kusyukuri adanya waktu yang membuat kami bisa bersama
bahagia, saat bersama, itu saja!

*** *** *** *** *** *** *** *** ***

tulisan ini dibuat pas nunggu arai pulang kantor, setelah selesai masak dan mandi ^^ dan seketika hujan turun... ah... jadi kepikiran... karena arai belum fit bener dari kemaren sakit T.T tapi kemudian cuman dapet sepenggal... SMS ke arai yang isinya cuman "Pa..." dan langsung dibales arai "ma bukain gerbang, papa dah mau sampai"

langsung ngacir kedepan, bukain gerbang... ditungguin koq nggak nongol-nongol padahal hujan makin deres... hmmm... apa neduh ya??? ternyata nggak lama sampai dech... ALHAMDULILLAH... sampai juga walau kehujanan, langsung setelah masuk terima tas dan jacket... beberes sebentar...

dan tulisan ini selesai setelah arai mandi.. terus ngobrol n nonton TV, nemenin arai makan, dan ditulis sambil liatin arai yang lagi tidur pules ^^

ndak berani tidur disampingnya, karena aku belum ngantuk dan dari pada ganggu karena akunya usreg ajah... ^^

Tuesday, October 12, 2010

bersama kesendirian

bener2 nggak ada ide mau nulis apaan hu hu hu, jadinya yah satu lagi tulisan tak mutu yang sekali tulis langsung publish.
oia... alhamdulillah arai udah makin baikan, terima kasih doanya dari para sahabat ^^

*** *** *** *** *** *** *** *** *** ***
bersama kesendirian

ia mulai merancau tentang sebuah cerita
cerita cinta, katanya…
tentang kebersamaan dan suka cita

indah
dalam rengkuhan
tersenyum
bahagia, itu saja!

air matanya mengalir
entah karena apa
seperti rancauannya tadi
ini juga tentang cinta, katanya

dalam bentang jarak
bermain dengan bayang
rindu sedikit terobati
dengan kecupan virtual dari sana

tapi…
air mata itu… ada…
ketika bayang itu telah nyata
ada dihadapannya
tapi rengkuhannya bagai bayang semu
ia merasakan
bersama kesendirian, entah mengapa(?)

Monday, October 11, 2010

Disela-sela...

lagi bingung mau posting apa...
soalnya lagi nggak mood nulis >.< kenapa? arai lagi sakit T.T badannya panas... trus meriang... mulainya tadi malem, sebelum subuh... aku nggak tau, soalnya tidur >.< arai juga nggak mau bangunin >.< tadi pagi, udah mendingan panasnya udah turun, malah sempet mandi waktu aku masak... gitu koq tadi aku bolehin yah... duuuuuuh!! masuk siang ini badannya panas lagi, pas stok obat juga abis... untung apotiknya nggak seberapa jauh, jalan kaki bentar sampelah... beli paracetamol. abis arai mam, minum obat ternyata masih nggak bisa tidur... sedih liatnya... udah dibantu kompres... sambil dipijitin... ah... pengen tukeran aja, biar mama aja yang sakit >.< sekarang arai dah bisa tidur walau sepertinya kurang nyenyak >.<
disempetin posting... ^^

yang sabar ya Pa... mama tau papa pasti kuat ^^/
mama cuman bisa minta ma ALLAH supaya sakitnya cepet pergi T.T

Sunday, October 10, 2010

Aku bahagia... ^^

lagi seneng dengerin lagu Sherina - Aku bahagia ^^

Kita berlari-lari
Bersama mengejar mimpi
Tak ada kata tuk berhenti
Semua bahagia, semua bahagia


Rasa syukur ini karena bersamamu juga susah dilupakan
Oh Ku bahagia


kebahagiaan memang kadang tak hanya diperoleh dari hal-hal yang mewah dan muluk... kebahagiaan akan lebih terasa ketika bersama dengan orang yang kita cintai he he... walau sekedar makan mie ayam dipinggir jalan berdua... buatin kopi dipagi hari... masakin makanan walo sekedar tempe penyet + kangkung... nungguin pulang kerja sambil blogwalking hehe...atau sekedar kecupan dikening ketika bangun pagi ^^

dan kemaren satu lagi yang buat aku bahagia... waktu mijitin eh... arainya yang dipijitin ampe ketiduran ^^

Friday, October 8, 2010

Masih perlukah kau pertanyakan?

ini dia hasil dari penggalan2 yang kemaren ^^
untuk cerpennya belum jadiiiii hu hu hu....
maap yah kalo awut2an dan g sesuai dengan penggalannya he he

*** *** *** *** *** *** *** *** ***

Masih perlukah kau pertanyakan?

Masih perlukah kau pertanyakan
Ketika semua jawab
Terpampang secara nyata
Ada dihadapanmu

Seperti ketika malam
Yang bergelut dengan gelapnya
Ketika mentari kembali keperaduan
Sedang mbulan asyik bersembuyi dibalik awan

Masih perlukah kau pertanyakan
Alasan akan semua yang terjadi
Perubahan yang telah terbentuk
Dan ternyata engkau baru menyadari

Seperti ketika pagimu beranjak siang
Sedang terang mentari
Tak pernah kau rasakan
Saat perputaran waktu habis disudut kubikelmu

Masih perlukah kau pertanyakan
Tentang perhatian yang entah pergi menjauh
Tentang kebiasaan yang telah menemukan biasanya yang lain
Tentang semua yang kau rasa menjauh darimu

Sedang tau kah kau
Semua terjadi sebagai cerminmu
Perhatian pergi bersama dengan ketidakpedulianmu
Kebiasaan yang berubah ketika kau mulai membiasakan ia tak lagi ada

Semua menjauh…
Ah… tidak… kamu yang pergi menjauh
Ketika kau menyadari
Kau rasa semua yang pergi darimu >.<

Thursday, October 7, 2010

Hanya sepenggal... ^^

masih tentang ide yang datang sepenggal-sepenggal
pengen juga share disini... he he...

mungkin sahabat bilang ini bukan ide sepenggal, karena panjang juga sie... tapi di facebook aku nulisnya dalam bentuk status dan jadinya ada beberapa status... dan status yang satu dan yang lain bisa terkait bisa juga nggak dan memang datengnya ide distatus terbaru itu karena status sebelumnya >.<

ruwetkan... bingungkan... he he... sama! aku juga *disawat sandal*

sudahlah... ini dia ide-ide sepenggal itu...
aku copy paste plek ketiplek ma yang di fb yah
*pengen bilang males ngetik githoooo he he*

1. berubahnya sebuah kebiasaan,
sepertinya (mungkin) juga menunjukkan
terbentuknya kebiasaan baru #sepenggalide


2. aku pernah berkata padamu,
bahwa engkau mulai berubah...
dan kau menjawab,
bahwa itu hanya perasaanku saja #sepenggalide


3. banyak hal seakan terampas dariku,
tapi sedetik kemudian pertanyaan itu
menjelma nyata dalam pikiranku...
"benarkah selama ini aku memilikinya?" #sepenggalide

4. apakah aku benarbenar memilikinya,
atau sebenarnya itu hanya sebuah kebiasaan...
yang dpt terganti seiring munculnya kebiasaan baru? #sepenggalide

5. jadi jika kini kau katakan aku berubah...
bolehkan aku menjawab,
"ah... itu hanya perasaanmu saja" #sepenggalide

6. dan kau mulai merancau
sebutkan apa yang kau rasa hilang dari selasela keseharianmu...
dan aku disini, seakan menatap cermin bayang semu...
itu yg ingin aku katakan padamu
ketika dulu kau bilang
"aku terlalu bermain dng rasaku" #sepenggalide

7. kau yang perlahan kikis semua hal yang biasa kita lakukan,
jadi salahkah aku jika akhirnya kuikuti semua
dan mulai buat kebiasaan baru? #sepenggalide


8. "kemana perginya semua perhatian itu???" tanya itu tertuju padanya,
dan ia dengan tegas berkata,
"perhatian itu pergi bersama dengan
segala ketidakpedulianmu selama ini!" #sepenggalide

pengen gabungin ide-ide yang datengnya sepenggal-sepenggal itu menjadi satu tulisan utuh, pengen buat cerpen... tapi... kembali kealasan semula... lagi maleeees nieee hu hu hu... *males og terus Nge! [dijitak]*

ada satu tulisan sie buah dari penggalan-penggalan ide ituh, tapi bentuknya seperti puisi... udah jadi... siap dipublish... tapi ntar ajah ah... diposting selanjutnya *biar besok ndak mikir lagi mau posting apah hihihi*

Wednesday, October 6, 2010

Aku pergi...

bener-bener dech... akhir-akhir ini males banget nulis >,< tapi ya... tetep pengen update >.< biar pengunjung nggak kecewa *kePDan bgt yah*

dapet ide pun sepenggal-sepenggal, yang jd friendlist di fb pasti udah eneg, baca penggalan ide yang dengan semena-mena aku tulis distatus... untung-untung ada yang comment terus bisa kasih ide tambahan *itu sie maksudnya he he...*

dan apa kabar dengan puisi??? hu hu hu... ini parah!!! bener-bener makin runyam akhir-akhir ini... dan karena ngebetnya pengen posting yang orang bilang masuk puisi lagi... jadilah tulisan dibawah ini >.<

agak mellow... tapi ini tak selalu berhubungan dengan kehidupan penulis secara langsung *tsah! bahasanyah!* ini terinspirasi dari nopel yang pernah aku baca... bacanya kapaaaaan... terinspirasinya kapan huft!

so ini dia salah satu puisi acak adul ituh

Aku Pergi

Mungkin ini yang ia inginkan
Ketika aku menyerah
Dan mengaku kalah
Pada bergulirnya waktu
Dan permainan rasa

Mungkin ini yang ia tunggu
Ketika aku memutuskan
Tuk pergi dan tak lagi mengganggu
Bersama sayatan luka
Dalam hempasan ketidakpedulian

Aku pergi
Kubawa cinta ini
Yang tak pernah terganti
Hanya untukmu

Tuesday, October 5, 2010

Pergi...


"Kemana perginya semua perhatian itu???" tanya itu tertuju padanya,

dan Ia dengan tegas berkata, "perhatian itu pergi
bersama dengan segala ketidakpedulianmu selama ini!"

*** *** ***

entah mengapa sedang malas menulis
tapi pengen update *dikemplang*

dan ide yang didapat pun sepenggal-sepenggal
salah satunya yah tulisan diatas >.<

oia...
lagi seneng niiiih...
karena tulisanku
menang lomba yang diadakan princess Dija ^^